Banyak yang Menyerah, Tentara Rusia Akui Ditipu, Mengira akan Disambut Rakyat Ukraina dengan Bunga

oleh -77 views
Viral rekaman Tentara Rusia yang menangis setelah bisa menghubungi ibunya usai dirinya menyerah kepada warga Ukraina di media sosial. Terbaru, pasukan Rusia ramai-ramai menyerah dan mengaku telah tertipu, Jumat (4/3/2022).

Porostimur.com, Kiev – Prajurit Rusia membongkar propaganda yang diklaim dilakukan oleh negaranya sendiri.

Melemahnya daya juang pasukan Rusia juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Ukraina.

Banyak beredar video tentara-tentara muda tersebut memilih menyerahkan diri kepada warga sipil.

Pasukan terjun payung Rusia menaiki pesawat kargo militer untuk berangkat ke Kazakhstan. Terbaru, Ukraina menawarkan pilihan damai agar tentara Rusia menyerah, Rabu (2/3/2022).
Pasukan terjun payung Rusia menaiki pesawat kargo militer untuk berangkat ke Kazakhstan. Terbaru, tentara Rusia banyak yang menyerah dan mengaku ditipu. (Kementerian Pertahanan Rusia via AFP)

Diketahui, sejumlah video amatir yang diambil penduduk Ukraina beredar di dunia maya.

Satu di antaranya adalah seorang prajurit Rusia yang menangis saat berbicara dengan ibunya lewat panggilan video.

Sementara warga sipil Ukraina menenangkan dan memberinya teh hangat dan roti.

Dilansir The Guardian, Jumat (4/3/2022), video lain memperlihatkan lima tentara Rusia duduk di sebuah bangunan bata.

Mata mereka ditutup saat tengah diinterogasi oleh warga Ukraina.

“Terus terang, mereka menipu kami,” jawab perwira itu, merujuk pada atasan militernya yang duduk di Moskow.

Baca Juga  Bupati Resmikan Mushola Al-Idris Kantor Kemenag Halmahera Timur

“Semua yang diberitahukan kepada kami adalah palsu. Saya akan memberitahu orang-orang saya untuk meninggalkan wilayah Ukraina. Kami punya keluarga dan anak-anak. Saya pikir 90% dari kita akan setuju untuk pulang.”

Memang, video berdurasi tiga menit itu difilmkan di bawah kondisi paksaan, di mana para prajurit jelas ketakutan.

Namun ada banyak wawancara serupa dengan tawanan Rusia yang telah beredar, mengungkapkan sentimen serupa.