AI Ubah Pola Serangan Siber, Wamenkomdigi: Waspadai Zero Click Attack!

oleh -191 views

Porostimur.com, Jakarta – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengingatkan bahwa ancaman siber di era artificial intelligence (AI) tidak lagi hanya menyasar sistem berskala besar, melainkan langsung menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.

Menurut Nezar, perubahan pola serangan siber membuat warga menjadi target utama, mulai dari rekening pribadi, identitas digital, hingga perangkat yang digunakan setiap hari.

“Sekarang serangan tidak selalu butuh klik. Ada zero click attack. Pesan masuk saja sudah cukup membuat malware bekerja,” ujar Nezar dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip, Minggu (1/2/2026).

Serangan Lebih Cepat, Warga Jadi Target Utama

Nezar menjelaskan, pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan digital membuat serangan siber berlangsung jauh lebih cepat, terstruktur, dan masif. Dengan sistem otomatis, pelaku dapat memindai jutaan sistem dalam waktu singkat dan menentukan target yang dinilai memiliki nilai ekonomi maupun data strategis.

“Data Boston Consulting Group (BCG) Desember 2025 menunjukkan serangan berkembang lebih cepat daripada pertahanan. Ini sebabnya warga sering menjadi korban tanpa sadar,” katanya.

Baca Juga  Kejati Maluku Periksa Direktur CV Basudara dan PPTK dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp14,46 Miliar

Ia menegaskan, risiko serangan siber saat ini tidak selalu bergantung pada kelalaian pengguna, seperti mengklik tautan berbahaya. Bahkan, tanpa interaksi apa pun, perangkat digital tetap berpotensi disusupi.

No More Posts Available.

No more pages to load.