Tiakoly juga mengatakan, kegiatan Festival Kapitan Jongker ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan sejarah di Kepulauan Manipa.
Dirinya juga menyampaikan, bahwa pada tanggal 27 September akan berlangsung giat Seminar Nasional di Provinsi Maluku secara firtual.
Menanggapi kegiatan tersebut, pemerintah desa (Pemdes), Badan Permusyawaratan Desa dari Desa Tomalehu Timur, Desa Tuniwara, Desa Buano Hatuputih dan masyarakat akan tetap mendukung serta mengsukseskan kegiatan Festival Kapitan Jongker dan akan menyiapkan 1 kelompok budaya yang akan ditampilkan pada saat kegiatan Festival Kapitan Jongker tanggal 29 September 2021 di Desa Tumalehu Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
- Tim Baileo Production atau panitia dari Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Carlo Labobar, Frans Nendisa, Pierre Ajawaila.
- Pihak Camat Kepulauan Manipa, Sarjan Talapuka, Achmad Nuruli.
- Staf Pemdes Tomalehu Timur, Kasi Pelayanan, E. Tepelawating, Kaur Umum, Hans Maitimu.
- Staf Pemdes Tuniwara, Sekdes Tuniwara, Abdula Prawira, Kaur Keuangan, Rahmat Prawira, Kaur Pemerintahan, H. Bafagi.
- Staf Pemdes/BPD Buano Hatuputih, Sekdes Buano, Usman Mahu, Ketua BPD, Abd Razak Suku, anggota BPD, Ahmad Prawira.
(alena)




