Pihak universitas mengatakan pendudukan dapat berlanjut hingga Senin (6/5/2024), asalkan tidak mengganggu pekerjaan di kampus.
“Kami, universitas, tidak diminta untuk mengambil sikap politik,” kata rektor universitas tersebut, Frederic Herman. (red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









