PorosTimur.com, Piru — Sorotan terhadap kinerja Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali mengemuka. Mansyur Tomagola, putra Saka Mese Nusa SBB yang juga Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ambon, mendesak Bupati SBB Ir. Asri Arman, M.T. mengevaluasi kinerja sekaligus mempertimbangkan pencopotan Kepala Inspektorat SBB, Indra Marupey.
Desakan tersebut disampaikan Mansyur menyusul adanya sejumlah laporan dan keluhan masyarakat terkait transparansi serta tindak lanjut pemeriksaan dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di sejumlah desa di Kabupaten SBB.
Soroti Pemeriksaan DD dan ADD Sejumlah Desa
Mansyur meminta persoalan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten SBB, terutama terkait proses pemeriksaan pengelolaan DD dan ADD di Desa Waisamu, Luhu, Tala hingga Kaibobo.
Menurut dia, Inspektorat sebagai lembaga pengawasan internal pemerintah daerah memiliki posisi strategis untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai ketentuan. Setiap temuan pemeriksaan, kata dia, juga harus memiliki tindak lanjut yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Bupati harus mengevaluasi kinerja Kepala Inspektorat. Kalau memang tidak mampu memberikan kepastian dan transparansi dalam menangani berbagai laporan masyarakat, maka kami mendesak agar yang bersangkutan dicopot dari jabatannya,” tegas Mansyur.









