Cerpen Karya: Nadya Firlica Anwar
Malam perlahan ditelan bulan pertanda hari semakin larut, jam sudah menunjukan pukul 22.00 WIB. Risha yang saat itu masih berkutat dengan komputer di depannya air mukanya terlihat sangat serius seakan ia mengejar sesuatu, garis garis halus di dahi serta alis yang saling bertaut. Alarm kantor berbunyi dengan nyaring mengangetkan si Risha yang terbawa suasana, Ia melihat arloji di tangan kirinya saatnya ia harus segera balik ke rumah untuk istirahat.
Wanita itu melepaskan kacamata yang masih berdiam di hidung mancungnya itu. Perlahan ia merenggangkan badanya yang selama berjam-jam terasa kaku. Setelah dirasa sedikit membaik diambillah tas cantik bermotif polkadot warna hitamnya tak lupa mengikat kembali rambut yang sudah acak acakan itu. Risha melangkahkan kaki keluar dari lobi kantor dan di ujung seberang rupanya ojek online yang dipesannya tadi sudah menunggu. Bergegaslah risha sambil berlari kecil menghampiri si ojek online.
“Maaf pak udah lama nunggu pasti hehe” dengan raut muka bersalah
“Eh Eneng kan yang pesan ojek online saya, gapapa atuh neng saya juga tadi masih menikmati angin sejuk malam-malam ternyata kota jakarta sejuk yah kalau malam”. ucap sang ojek online itu
“Yaudah pak kita jalan”. balas risa sembari memakai helem




