Jari Kami
Kami tanam jari
di bawah matahari
hujan datang mandikan kami
jari kami tumbuh
memberi kami tubuh
jari kami tumbuh
menjadi wangi
kami tumbuh
menjadi harum.
2021
==========
Menepilah
Jika bulan-bulan
kemarin adalah kapal
di tengah badai
Ramadan adalah dermaga,
maka menepilah!
Bayarlah semua yang kau anggap utang!
Bukankah kau ingin rindu harus dibayar tuntas?
2021
=======
Di Har-hari yang Dahaga Mulia dan Bahagia
Ibu tak harus meminta pulang
kita juga tak harus bertanya
mengapa kita harus pulang
pulang tak sekadar kembali
tak sekadar menyambung tali
tak sekadar menginjakkan kaki
pulang adalah pergi
dari ketiadaan
kepada keniscayaan.
2021
========
Maka Terimalah Aku
Bila hujan turun
ke bumi karena rindu
aku datang padamu karena cinta
bila ombak
ke pantai karena iba
aku datang padamu karena ibu
maka terimalah aku
sebagaimana bumi menerima hujan
maka terimalah aku
sebagaimana pantai menerima ombak
maka terimalah aku
sebagaimana ibu menerima kita
lalu tutup dan bukalah hatimu
sebab rindu tak akan berpaling
dari cintanya
maka terimalah aku, sio
aku cinta yang tak punya bapak
rindu yang tak punya ibu
kenangan yang kehilangan pinangan.
2021
========
Suatu Hari di Meja Panjang Buatan Ayah
Aku mendengar
ayah berbisik dalam tidurku
sambil mengelus pundakku
aku kumpul nyawaku lalu bangkit
kemudian beranjak ke kamar mandi.
Di meja panjang buatan ayah
hidangan sudah lengkap ibu sajikan









