
Baliho-baliho itu tersebar di ruas jalan kota Ambon. Seperti di Jl. Dr. J. Leimena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon (Bundaran Poka), Jl. D. I. Panjaitan, dan beberapa jalan utama di kota Ambon.

Agus salah satu orang dekat Jeffry menyayangkan sikap Satpol PP yang dinilainya pilih kasih dan tebang pilih dalam menegakkan aturan.
Menurutnya saat ini sangat banyak spanduk dan baliho dari beragam instansi dan sejumlah orang yang terpasang di kota Ambon, namun yang dicopot hanya spanduk dan baliho milik Jeffry Rahawarin.
“Ada apa ini, aneh saja kalau alasannya tidak pakai masker. Cara-cara seperti ini kan tidak elok dan tidak sehat dalam berdemokrasi,” pungkasnya. (Akib)









