Pada 2024, Unpatti meluluskan 1.804 orang pada April, 1.920 orang pada Agustus, dan 1.768 orang pada Desember. Pada 2025, jumlah lulusan tercatat 2.360 orang pada April, 923 orang pada Juli, dan 1.632 orang pada Oktober.
Sementara pada 2026, jumlah lulusan mencapai 1.340 orang pada Januari, 1.298 orang pada April, dan 1.036 orang pada Juli.
Jika seluruh 14.081 lulusan diasumsikan membayar kontribusi seragam sebesar Rp250.000 per orang, nilai matematisnya mencapai Rp3.520.250.000 atau sekitar Rp3,52 miliar.
Namun, angka tersebut merupakan simulasi berdasarkan jumlah lulusan, bukan bukti penerimaan aktual IKAPATTI. Perhitungan itu belum memperhitungkan perbedaan nominal antara jenjang S1 dan pascasarjana, jumlah orang yang benar-benar membayar, serta mekanisme kontribusi yang berlaku.
Data kumulatif berdasarkan jenjang pendidikan yang disampaikan mencatat 10.298 lulusan S1 dan 957 lulusan S2. Jika seluruh lulusan S1 diasumsikan membayar Rp250.000, nilainya mencapai Rp2.574.500.000. Sementara jika seluruh lulusan S2 diasumsikan membayar Rp300.000, nilainya mencapai Rp287.100.000.
Kedua kelompok tersebut menghasilkan simulasi sebesar Rp2.861.600.000 atau sekitar Rp2,86 miliar. Angka itu belum mencakup 2.826 lulusan lainnya yang kategori pendidikannya belum terperinci dalam data tersebut.









