“Hal harus diunderline juga adalah bahwa diplomasi Indonesia selalu didasarkan pada based of principal,” ujarnya.
Dalam press briefing mingguan Kemlu RI pada Kamis (24/3/2022) Dubes Triansyah menyatakan bahwa Indonesia dalam mengetuai berbagai konferensi, forum, atau organisasi baik itu dalam konteks badan-badan PBB, atau pada saat kami memimpin DK PBB, ASEAN atau dewan lainnya, selalu berpegang pada rules of procedur dan aturan yang berlaku.
“Demikian juga di G20. Oleh karena itu, sudah kewajiban presiden G20 untuk mengundang seluruh anggotanya,” ujar Dubes Triansyah.
“Saya ingin underline juga, bahwa penting bagi kita untuk fokus pada G20 menangani global recovery yang jadi prioritas warga dunia.”
“Seperti diketahui bahwa duniakan belum sepenuhnya keluar dari krisis pandemi. Banyak negara berkembang mengalami kesulitan ekonomi. Jadi G20 berupaya dorong recovery tersebut.”
“Jadi, saya pikir akan melangsungkan tugas kita seperti presidensi sebelumnya.”
(red/liputan6)




