Anies Kirim Relawan Atasi Karhutla, Warganet: Mau Bilang Gubernur Rasa Presiden Takut Jokowers Nyinyir

oleh -93 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengirim relawannya untuk membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah terdampak asap di Sumatra dan Kalimantan.

Lewat Instagramnya, Anies memposting foto acara pelepasan relawan yang berlangsung di Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (17/9/2019).

Anies mengirim 65 petugas yang berasal dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Dinas Sosial, dan sebagainya.

“Dipesankan tadi bahwa yang berangkat ke sana jangan memandang ini sebagai pengorbanan tapi terima penugasan ini, tanggung jawab ini sebagai kehormatan,” tulis Anies di Instagramnya.

Anies bedoa asap di Sumatra dan Kalimantan segera hilang sehingga udara segar bisa kembali dihirup warga.

Baca Juga  Bupati Morotai Buka Kegiatan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon BPD Tahun 2019

“Kita tahu kondisi di sana tidak mudah, paparan asap ada di mana-mana. Karena itu jaga kesehatan teman-teman dengan baik, pastikan selalu fit, sehingga saat nanti kondisi di sana teratasi dan kembali ke Jakarta tetap sehat,” ujarnya.

Kebijakan Anies mengirim relawan mendapat pujian dari warganet. Banyak pihak yang menyebut layak menjadi presiden.

“Mau bilang gubernur rasa presiden, tapi nanti aku dinyinyirin sama netizen. Gimana dong :((,” timpal akun @rakapramudito.

“Terima kasih pak…saya warga Riau..khususnya Pekanbaru..mewakili untuk mengucapkan terima kasih pak atas bantuannya…semoga dapat membantu para warga di sini dengan baik pak????????????,” balas akun @bebekimuth.

“Apa ini yang disebut gubernur Indonesia?,” kata akun @bondan_pf.

Baca Juga  BELAIN Dukung Kerjasama Asean di Kawasan Perbatasan

Sementara itu, kabar mengejutkan datang dari Riau. Pemerintah Provinsi Riau menolak bantuan dari Jakarta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengklaim petugas di Riau sudah cukup memadai dan telah disebar ke berbagai titik api untuk menyelesaikan masalah karhutla.

“Kita sudah tolak dari kemarin…,” ujar Edwar dikutip porostimur dari Riau Pos. (rtl/red/rp)

View this post on Instagram

Ketika NTB diguncang gempa DKI Jakarta hadir membantu. Ketika Sulteng dihempaskan tsunami, DKI Jakarta hadir membantu. Kini kebakaran hutan-lahan di Sumatera dan Kalimatan terjadi, Jakarta kembali memilih hadir langsung. Kita semua bersaudara, saudara sebangsa. Hari ini memberangkatkan 65 orang yang tergabung dalam unit Satuan Tugas (Satgas) Terpadu untuk membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ke wilayah yang terdampak asap Karhutla di Sumatera dan Kalimantan. Tim pertama ini terdiri dari 65 petugas yang berasal dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 25 orang, Dinas Kesehatan sebanyak 10 orang, BPBD sebanyak 5 orang, Dinas Sosial sebanyak 10 orang, tim relawan Jakarta sebanyak 10 orang, serta tim pendukung sebanyak 5 orang. Keseluruhan tim gelombang pertama ini akan difokuskan penanggulangannya ke daerah Riau, dan nantinya jika diperlukan akan menyusul tim gelombang selanjutnya ke daerah lain tergantung kebutuhan penanggulangan karhutla. Dipesankan tadi bahwa yang berangkat ke sana jangan memandang ini sebagai pengorbanan tapi terima penugasan ini, tanggung jawab ini sebagai kehormatan. Mereka mendapatkan kehormatan untuk mewakili Ibukota dan semua warga Jakarta untuk ikut memadamkan api dan ikut membantu menyelamatkan saudara sebangsa dari bencana asap. Di dada/pundak Anda semua ada lambang DKI Jakarta, membawa pesan bahwa masyarakat Jakarta peduli dan ikut turun tangan dalam penanggulangan karhutla, pastikan anda semua datang dengan sepenuh hati agar mereka menyambut anda juga dengan hati dan bisa bekerja sama dengan baik. Pastikan selama bertugas untuk tetap mengikuti koordinasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kita tahu kondisi di sana tidak mudah, paparan asap ada di mana-mana. Karena itu jaga kesehatan teman-teman dengan baik, pastikan selalu fit, sehingga saat nanti kondisi di sana teratasi dan kembali ke Jakarta tetap sehat. InsyaAllah, asap bisa segera hilang, api segera padam, dan saudara-saudara kita di Sumatera dan Kalimantan bisa menghirup kembali udara segar. Selamat bertugas!

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on