Romi kembali ke dunia politik seolah-olah tanpa beban dosa korupsi. Dia seolah ingin cuci tangan dengan mengatakan bahwa semua politisi korup.
Orang-orang sejenis ini sudah banyak bermunculan di panggung politik nasional, apalagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersikap sangat permisif kepada para mantan napi korupsi dengan mengizinkan mereka maju dalam kontestasi politik.
KPU seharusnya menjadi gatekeeper atau penjaga gerbang yang bisa menapis kemunculan para politisi busuk. Akan teetapi, dalam praktiknya KPU tidak berdaya untuk melakukannya.
Pernyataan Romahurmuziy itu akan makin menegaskan citra publik bahwa politik itu kotor. Humor mengenai politisi dan pelacur itu ‘sad but true’, menyedihkan tetapi kenyataannya memang demikian. (*)
sumber: jpnn










