Apa yang Harus Dilakukan Prabowo?

oleh -28 Dilihat

Publik perlu mengetahui arah kebijakan dalam berbagai skenario yang mungkin terjadi: ketika pertumbuhan melambat, penerimaan negara menurun, tekanan terhadap rupiah meningkat, atau gejolak global semakin besar. Kejelasan seperti ini penting agar negara tidak tampak reaktif, melainkan siap dengan langkah yang terukur sejak awal.

Skenario bukan tanda pesimisme, melainkan tanda kedewasaan. Sebab yang berbahaya bukan ketidakpastian itu sendiri, melainkan ketidaksiapan menghadapinya.

Keenam, keteladanan di puncak kekuasaan. Dalam masa yang penuh tekanan, rakyat tidak hanya menilai kebijakan, tetapi juga membaca sikap. Kesederhanaan, pengendalian diri, disiplin penggunaan sumber daya negara, serta kepekaan terhadap kesulitan rakyat merupakan bahasa kepemimpinan yang sering lebih kuat daripada pidato.

Baca Juga  Rektor STAIA Labuha Buka Suara soal Kasus Beasiswa, Empat Kali Diperiksa Kejaksaan

Sense of crisis tidak cukup diucapkan; ia harus terlihat dalam tindakan. Negara perlu memberi teladan dengan menahan ekspansi fasilitas kekuasaan, membatasi belanja yang tidak mendesak, dan secara selektif membatasi kunjungan ke luar negeri hanya pada agenda yang benar-benar strategis dan berdampak langsung bagi kepentingan nasional. Dalam situasi rapuh, setiap perjalanan negara bukan sekadar mobilitas diplomatik, tetapi juga penggunaan sumber daya publik yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral.

No More Posts Available.

No more pages to load.