Tetapi percayalah, dengan seiring berjalannya waktu, akan ada kemungkinan sikapnya bisa berubah menjadi lebih positif.
Jelaskan secara spesifik sikap apa yang nggak bisa kamu tolerir darinya

Entah itu mengaturmu untuk nggak berbicara dengan laki-laki mana pun, harus terus menghubunginya setiap satu jam sekali, atau mengecek ponselmu setiap kali bertemu, kamu perlu katakan sikap apa saja yang nggak bisa kamu tolerir darinya. Tegaskan padanya kalau dia nggak bisa mengontrolmu untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu hal karena rasa cemburu yang nggak berdasar.
Berikan afirmasi untuk meyakinkannya

Memberikan afirmasi pada pasangan bahwa kamu dapat dipercaya saat sedang tidak bersamanya bisa jadi cara ampuh agar dia merasa yakin padamu. Beberapa afirmasi yang bisa kamu ucapkan pada pasanganmu di antaranya:
- “Aku mencintaimu”
- “Kamu bisa percaya padaku”
- “Kamu nggak perlu khawatir saat aku nggak bersamamu, karena aku ingat komitmen yang aku buat”
- “Yakinlah kalau aku benar-benar setia padamu”
Dengan memberi afirmasi seperti ini, akan membantunya untuk mulai merasa aman dan seiring berjalannya waktu dapat melepaskan sifat posesifnya padamu.
Kesimpulan

Setelah membaca ulasan di atas, kita bisa sama-sama sepakat bahwa sikap posesif itu bukanlah tanda sayang, melainkan sikap yang nggak sehat di dalam hubungan.
Menghadapi pasangan dengan sikap yang posesif pun memerlukan kesabaran ekstra karena kita tahu jika sikap posesif berakar dari rasa takut ditinggalkan dan rendah diri yang ia rasakan. Sehingga, dia juga perlu berusaha untuk menyembuhkan luka yang menyebabkan sikap posesifnya itu agar kamu dan dia bisa memiliki hubungan romantis yang sehat.









