Arab Saudi Berubah Lebih Moderat, Pohon Natal Kini Banyak Dijual di Toko-toko

oleh -11 views

Porostimur.com | Riyadh: Sejak putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman ( MBS) menjanjikan Islam yang lebih ‘terbuka dan moderat’, perayaan Natal di “Negara Minyak” itu kian meriah.

Melansir Time of Israel, Senin (21/12/2020), perayaan Natal mencapai Arab Saudi sebagai ‘tanda perubahan zaman’.

Pohon Natal dan ornamen berkilauan banyak dijual di toko-toko suvenir Saudi.

Beberapa tahun terakhir, penjualan suvenir Natal meriah dan secara bertahap merayap ke ibu kota Riyadh, sebuah realisasi dari janji pangeran MBS yang ingin mengubah kerajaan Teluk yang konservatif itu menjadi negara Islam yang terbuka dan moderat.

Link Banner

Seorang penduduk Riyadh mengatakan kepada AFP, “Saya tak pernah membayangkan akan melihat ini,” ujarnya mengacu pada pohon Natal, pakaian Sinterklas, serta ornamen Natal lainnya.

Baca Juga  Erwin Umar Ambil Formulir Pendaftaran Balon Walikota Ternate di Partai Gerindra

“Saya terkejut,” kata warga yang menolak disebutkan namanya itu.

Hingga hampir tiga tahun yang lalu, hampir tidak mungkin untuk menjual barang-barang semacam itu secara terbuka di Arab Saudi, tetapi pihak berwenang telah memotong kekuasaan para ulama yang telah lama terkenal karena menegakkan tradisi Islam yang konservatif.

Selama beberapa dekade, penjualan ornamen Natal sebagian besar dilakukan sembunyi-sembunyi, dan orang-orang Kristen dari Filipina, Lebanon, dan negara-negara lain merayakannya secara tertutup atau di wilayah khusus ekspatriat.