Pemimpin-pemimpin Ukraina sudah lama meminta senjata jarak yang lebih jauh. Pejabat pemerintah Ukraina mengatakan AS akan mengirimkan bom peluncur darat diameter kecil. Tapi tidak disebutkan berapa jumlahnya. Jangkauan sistem itu mencapai 150 kilometer.
Pejabat Ukraina itu tidak dapat disebutkan namanya karena tidak berwenang menyampaikan detail paket bantuan yang belum resmi diumumkan. Sampai saat ini rudal yang AS kirimkan hanya dapat mencapai 80 kilometer.
Pendanaan paket bantuan terbaru adalah pembelian jangka panjang. Sehingga masih belum jelas berapa lama bom itu dapat tiba di Ukraina.
Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengatakan negaranya siap menawarkan jaminan pada mitra-mitra Barat bahwa senjata mereka tidak akan digunakan untuk menyerang wilayah teritorial Rusia. Ia menambahkan Kiev membutuhkan senjata dengan jangkauan hingga 300 kilometer untuk memukul mundur pasukan Rusia.
“Bila kami dapat menyerang dengan jarak hingga 300 kilometer, tentara Rusia tidak dapat membangun pertahanan dan harus mundur,” kata Reznikov dalam rapat dengan pejabat Uni Eropa, Kamis (2/2/2023).
“Ukraina siap untuk memberikan jaminan apapun, senjata-senjata anda tidak akan terlibat dalam serangan di teritorial Rusia, kami memiliki cukup banyak target di daerah pendudukan di Ukraina, dan kami siap mengkoordinasikan target-target (ini) dengan mitra kami,” katanya.





