Sebagai contoh, ia menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan yang baik, tetapi pelaksanaannya tetap perlu dievaluasi apabila ditemukan berbagai kekurangan di lapangan.
Bahlil menegaskan bahwa seluruh kader Golkar harus bersikap objektif, mengapresiasi program pemerintah yang berhasil sekaligus memberikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan yang masih memerlukan penyempurnaan.
“Kalau menterinya tidak bisa diawasi, terus siapa yang mau mengawasi? Yang sudah baik kita katakan baik, yang belum baik menjadi kewajiban kita untuk melakukan penyempurnaan,” tandasnya.
(red/dtc)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









