Menurut Tahapari, meski belum ada laporan korban jiwa, hampir seluruh rumah warga di wilayah terdampak terendam air. Ia menyebut, masyarakat kini sangat membutuhkan bantuan, khususnya bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.
“Situasi masih siaga. Masyarakat sangat mengharapkan bantuan, mulai dari logistik hingga kebutuhan darurat lainnya,” tambahnya.
(red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









