Porostimur.com, Ternate — Pemerintah Provinsi Maluku Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara. Penanganan darurat ini dilakukan menyusul bencana yang terjadi pada 8 Januari 2026.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Provinsi Maluku Utara, Iksan Arsad, mengatakan bantuan tersebut disalurkan sesuai arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Empat Ton Beras dan Logistik Dasar Dikirim
Menurut Iksan, distribusi bantuan dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara bersama BPBD Provinsi Maluku Utara ke wilayah terdampak.
“Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pangan dan Dinas Sosial menyalurkan bantuan berupa empat ton beras untuk Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara,” ujarnya kepada rri.co.id, Jumat (9/1/2026).
Selain beras, Pemprov Maluku Utara juga mengirimkan dua unit tenda keluarga, 100 paket family kit, 30 karton mi instan, 200 kilogram gula pasir, 120 dos telur, 120 liter minyak goreng, 144 kaleng susu kental manis, serta 32 unit palet tempat tidur. Seluruh bantuan tersebut diangkut menggunakan kapal milik Basarnas.
Bantuan dari Kementerian Sosial dan Elemen Masyarakat
Iksan menambahkan, bantuan juga diterima oleh posko sementara BNPB Provinsi Maluku Utara di Desa Tongute Ternate Asal. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial, Baznas, serta Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.









