Tampak menghadiri PTBI 2023, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, pimpinan Forkopimda Provinsi Maluku Utara dan pimpinan perbankan Maluku Utara.
Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Perwakilan BI Malut R. Eko Adi Irianto, menyampaikan bahwa Maluku Utara tercatat sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Malut pada triwulan III 2023 sebesar 25,13% (yoy) ditopang oleh kinerja industri pengolahan dan pertambangan.
“Maluku Utara telah berhasil memproduksi produk olahan nikel berupa feronikel, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan nikel matte. Selain itu, terdapat unit smelter di Halmahera Selatan yang baru saja melakukan hilirisasi lanjutan dalam jalur industri baterai EV, yaitu konversi dari MHP menjadi nikel sulfat dan kobalt sulfat. Hal ini turut mendorong naiknya nilai produksi komoditas hilirisasi nikel,” papar Eko.
Tak heran jika Eko optimistis dan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara untuk keseluruhan tahun 2023 akan berada pada kisaran 20,12% – 24,12% (yoy).
Dalam kesempatan yang sama, Eko juga menyampaikan ucapan selamat kepada Harita Nickel, “Harita Nickel selama ini telah banyak membantu kami memberikan informasi terkini, khususnya mengenai perkembangan industri pengolahan nikel yang menjadi andalan sekaligus prioritas pertumbuhan ekonomi oleh pemerintah pusat. Kami juga berterima kasih atas kerja sama, jalinan komunikasi yang baik, dan yang selalu kooperatif dalam memberikan data-data yang dibutuhkan. Kami harap semoga kerja sama ini dapat berjalan semakin baik lagi kedepannya.”









