@porostimur.com | Saketa: Pemerintah terus memastikan kehadirannya di tengah korban bencana alam. Lewat Kementerian Sosial bantuan dialirkan ke Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang diguncang gempa, Minggu (14/7).
“Kami menyalurkan bantuan senilai Rp1,39 miliar untuk membantu korban gempa. Bantuan sudah didistribusikan ke sembilan desa,” papar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial, Harry Hikmat, Rabu (17/7).

Gerak cepat pengiriman bantuan dilakukan dalam bentuk beras, lauk-pauk, tenda, dan santunan bagi korban yang meninggal dunia. Korban meninggal mendapat santunan Rp15 juta per orang.
Sampai kemarin, Kementerian Sosial mencatat adanya 981 bangunan yang rusak di sembilan desa. Korban meninggal dunia berjumlah 5 orang, yakni Aisyah, 50, Asfar Mukmat, 25, Sagaf Girato, 50, Wiji Siang, 60, dan Saimah, 90.
Untuk menolong korban, Kementerian sosial mengirim tim bantuan yang terdiri atas Taruna Siaga Bencana, pendamping Program Keluarga Harapan dan Pilar Sosial. Tim dipimpin Harry Hikmat.
“Untuk mencapai Desa Gane Luar, desa terparah, tim harus menempuh perjalanan selama 10 jam dari Kota Ternate. Di desa ini ada 380 rumah yang rusak,” cerita Harry.




