Bantuan Terus Mengalir untuk Korban Gempa Halsel. Dari Helicopter sampai Kapal Tanker

oleh -25 views
Link Banner

@porostimur.com | Saketa: Pemerintah terus memastikan kehadirannya di tengah korban bencana alam. Lewat Kementerian Sosial bantuan dialirkan ke Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang diguncang gempa, Minggu (14/7).

“Kami menyalurkan bantuan senilai Rp1,39 miliar untuk membantu korban gempa. Bantuan sudah didistribusikan ke sembilan desa,” papar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial, Harry Hikmat, Rabu (17/7).

Gerak cepat pengiriman bantuan dilakukan dalam bentuk beras, lauk-pauk, tenda, dan santunan bagi korban yang meninggal dunia. Korban meninggal mendapat santunan Rp15 juta per orang.

Sampai kemarin, Kementerian Sosial mencatat adanya 981 bangun­an yang rusak di sembilan desa. Korban meninggal dunia berjumlah 5 orang, yakni Aisyah, 50, Asfar Mukmat, 25, Sagaf Girato, 50, Wiji Siang, 60, dan Saimah, 90.

Link Banner

Untuk menolong korban, Kementerian sosial mengirim tim bantuan yang terdiri atas Taruna Siaga Bencana, pendamping Program Keluarga Harapan dan Pilar Sosial. Tim dipimpin Harry Hikmat.

Baca Juga  Ribuan honorer K2 demo di gedung DPRD Malteng

“Untuk mencapai Desa Gane Luar, desa terparah, tim harus menempuh perjalanan selama 10 jam dari Kota Ternate. Di desa ini ada 380 rumah yang rusak,” cerita Harry.

Untuk sampai di desa itu, tim harus menggunakan speedboat selama 1 jam, mobil 5 jam, dan sepeda motor 2 jam. Minimnya transportasi juga menjadi kendala penyaluran bantuan hingga daerah tersulit.

Hari ini, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita akan mengunjungi para pengungsi di Desa Gane Dalam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua Tim Posko Tanggap Darurat Halsel, Helmi Surya Botutihe, mengatakan pihaknya terus bergerak untuk menyalurkan bantuan bahan makanan bagi korban gempa bumi yang berada di lokasi pengungsian, baik di wilayah Pulau Bacan maupun Gane.

Baca Juga  Salip mobil, kepala Riry terlindas hingga tewas

“Saat ini kami fokus distribusi bantuan ke korban gempa di beberapa daerah. Sementara itu, data korban dan kerusakan fasilitas terus didata,” ungkap Helmi.

Helmy menambahkan Pemkab Halmahera Selatan sejak Senin (15/7) telah menyalurkan bantuan kepada para korban gempa di berbagai daerah terdampak gempa di Halmahera Selatan. Namun kendala sulitnya akses ke lokasi bantuan itu belum semuanya sampai ke tujuan.

Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengirimkan satu helikopter Mi-8 untuk mendistribusikan bantuan kepada korban gempa berkekuatan M 7,2 yang mengguncang Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Plh Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan bantuan berupa tenda keluarga dan kebutuhan logistik.

“Sebagian bantuan tenda lain disiapkan pengirimannya melalui pesawat Hercules,” ujar Agus, Rabu, dalam keterangannya.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 2.7 Guncang Ambon Sore Ini

Selain lewat udara, tutur Agus, bantuan logistik juga dikirimkan melalui jalur laut dengan kapal tanker. (red).