@porostimur.com | Seram: Warga masyarakat pegunungan di Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, masih menggunakan gosepa ( rakit) sebagai alat transportasi untuk menuju kota kecamatan dan kabupaten.
Rakit masih menjadi sarana transportasi, lantaran sampai saat ini, belum ada perhatian pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk membangun ruas jalan menuju wilayah pegunungan tersebut.
“Sejak dahulu dari moyang-moyang kami di desa Ahiolo kami menggunakan gosepa (rakit) ini untuk bisa mengangkut hasil-hasil kebun kami seperti kopra , coklat dan sebagainya untuk di jual ke kabupaten atau ke kota Ambon untuk kebutuhan pendidikan anak-anak kami,” kata salah satu pererangkat Desa Ahiolo, David Paturia kepada porostimur.com, di Ahiolo pekan lalu

Dia menuturkan, kondisi masyarakat Ahiolo dan sejumlah desa di pegunungan Tala selama ini cukup menderita dengan transportasi. Sulitnya transportasi dari dan ke desa-desa pegunungan menyebabkan mereka hidup terisolir .
Hasil-hasil pertanian mereka sangat sulit dibawa ke pasar sehingga walaupun desa-desa tersebut memiliki sumber daya alam yang berlimpa, namun masyarakatnya tetap miskinkarena hasil-hasil pertanian mereka sulit dipasarkan.




