Bedah Buku “Pengelolaan Politik Identitas Tanimbar” Begini Gagasan Simon Batmomolin

oleh -6 Dilihat
Gagasan tentang pengelolaan politik identitas yang inklusif mengemuka dalam kegiatan bedah buku “Pengelolaan Politik Identitas Tanimbar” karya Simon Batmomolin di Aula FISIP Universitas Pattimura, Selasa (5/5/2026).

Melalui bukunya, Simon mengangkat berbagai fenomena sosial di Tanimbar yang relevan dengan tantangan kebangsaan, sekaligus menawarkan pendekatan berbasis nilai-nilai lokal.

Diskusi Akademik yang Interaktif

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Delon Saija, Bisri Assiddiq Latuconsina, serta Bitzhel S. Temar. Para pembicara sepakat bahwa politik identitas memiliki dua sisi, yakni potensi sebagai kekuatan sosial sekaligus risiko konflik, tergantung pada pengelolaannya.

Diskusi yang dimoderatori Reynold Nikijuluw berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif mahasiswa, mencerminkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu-isu strategis.

Kampus sebagai Ruang Produksi Gagasan

Forum ini sekaligus menegaskan peran penting kampus sebagai ruang dialog dan produksi gagasan. Pemikiran yang berkembang diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat luas dalam membangun praktik politik yang inklusif.

Melalui pendekatan berbasis kearifan lokal, Simon Batmomolin mendorong agar politik identitas tidak lagi dipandang sebagai sumber perpecahan, melainkan sebagai modal sosial untuk memperkuat kohesi dan pembangunan daerah di Maluku.

Baca Juga  Pimpin Apel, Bassam Kasuba Tekankan Integritas dan Disiplin ASN Halsel

(Richard Solissa)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.