Porostimur.com, Maba – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur membuka peluang pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Kebijakan ini didasarkan pada kondisi belanja pegawai daerah yang masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah.
Sekretaris Daerah Halmahera Timur Rickhy Chairul Ricfhat, menyebutkan belanja pegawai saat ini berada di angka 27,97 persen dari total APBD, atau sekitar Rp403 miliar dari total Rp1,4 triliun.
“Artinya, kita masih punya peluang, meski ruangnya tidak terlalu besar,” ujar Rickhy di Kantor Bupati Haltim, Rabu (8/4/2026).
Fokus pada Kebutuhan Prioritas
Rickhy menegaskan, pengusulan formasi CPNS nantinya akan difokuskan pada kebutuhan prioritas daerah, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis lainnya.
“Formasi yang diusulkan nanti benar-benar yang penting dan dibutuhkan daerah,” tegasnya.
Ia juga membandingkan kondisi Haltim dengan sejumlah daerah lain yang belanja pegawainya telah melampaui batas hingga 50 persen, sehingga ruang untuk membuka rekrutmen CPNS menjadi sangat terbatas.
Pendataan Kebutuhan Segera Dilakukan
Untuk memastikan kebutuhan riil, Badan Kepegawaian Daerah Halmahera Timur (BKD) akan segera melakukan pendataan bersama dinas teknis terkait.
Pendataan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Halmahera Timur dan Dinas Pendidikan Halmahera Timur, dengan fokus pada analisis beban kerja dan analisis jabatan.









