BEM DKJ Desak Penutupan Tambang Ilegal di Halmahera Timur, Minta Aparat Usut Tuntas

oleh -249 views
BEM DKJ Minta Dugaan Tambang Ilegal di Malut Diusut. (Foto/istimewa)

Porostimur.com, Jakarta – Sorotan terhadap dugaan tambang ilegal di Halmahera Timur, Maluku Utara kembali menguat. Kali ini, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Dewan Keadilan Jakarta (BEM DKJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jumat (1/8/2025), menuntut pengusutan tuntas aktivitas PT Wana Kencana Mineral (WKM) yang dinilai menyalahi aturan hukum dan merusak lingkungan.

Aksi ini menjadi bagian dari tekanan publik terhadap lemahnya penegakan hukum dalam sektor pertambangan, khususnya di wilayah timur Indonesia.

Tuntutan Mahasiswa: Usut dan Bekukan Aktivitas PT WKM

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan BEM DKJ Dwi Apriyanto, menyampaikan bahwa aktivitas tambang PT WKM di Halmahera Timur diduga kuat berjalan tanpa izin sah, dan telah menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan keselamatan warga sekitar.

Baca Juga  Doa yang Tak Mati di Tepi Laut

“Kami menuntut kepada Polri, Kejaksaan, dan Kementerian ESDM untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan mendalam terhadap aktivitas PT WKM,” tegas Dwi di depan massa aksi.

BEM DKJ juga mendesak agar seluruh aktivitas operasional perusahaan dibekukan sampai legalitas izin dan status hukumnya jelas. Dwi pun menyatakan keprihatinan terhadap adanya dugaan perlindungan dari oknum pejabat atau aparat terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.