Akyuwen menambahkan, bukan soal Proporsional Terbuka dan Tertutup saja, akan tetapi masalah pembangunan maupun kesejahteraa masyakarat pun harus diperhatikan dengan baik agar lebih pro-aktif untuk dijalankan bersama-sama.
Dr. Akyuwen berharap, dengan adanya Proporsional Terbuka maupun Tertutup maka demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan baik sehingga kedepannya masyarakat dapat menikmati kesejaheraan.
“Sebagai mahasiswa FH Unpatti harus dapat mengkaji hal tersebut, sehingga kedepannya dapat melahirkan sebuah pemikiran/gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat”, tutupnya.
Turut hadir, para Wakil Dekan FH Unpatti., para pengurus BEM FH Unpatti dan para mahasiswa FH Unpatti. (Nur Fauziah)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









