Bendera One Piece

oleh -299 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Para elit marah-marah karena para jelata mengibarkan bendera ini, bendera “One Piece” menjelang 17 Agustus. Dari presiden hingga ke Ketua MPR, anggota DPR, semuanya mengecam.

Tidak nasionalis! Iya, karena nasionalisme sudah lama dibajak dan dikorupsi.

Bendera ini berkibar di rumah-rumah. Di truk-truk. Di jalanan.

Merah putih? Kalau warga Republik tidak lagi merasa dibela dengan adil oleh merah putih, mengapa harus peduli?

Para jelata ini bukannya tidak pintar. Mereka bukannya tidak cinta tanah airnya. Hanya saja, tanah airnya sudah dibajak dan dikorupsi habis-habisan.

Baca Juga  Pendapatan Daerah Maluku Tengah 2026 Turun 15,34 Persen, Realisasi Masih 2,45 Persen

Mungkin nanti akan kita lihat aparat di mana-mana akan merampas bendera ini dan menjadikannya musuh negara. Rakyat jelata akan diam saja. Tapi tidak akan memadamkan ketidakpercayaan mereka pada negara.

Situasinya persis seperti ungkapan para petani miskin Afrika ini. “Ketika tuan tanah bengis lewat, para petani penggarap akan membungkuk dan diam-diam kentut!”

Kau boleh marah. Kau boleh sita semua bendera itu. Kau boleh penjarakan mereka yang memasangnya. Apakah itu akan menyelesaikan masalah? Jelas tidak.

No More Posts Available.

No more pages to load.