Bentrok Pecah di Pemakaman Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh, Peti Mati Sempat Jatuh

oleh -53 views

Porostimur.com, Yerusalem – Pemakaman jurnalis media Al Jazeera diwarnai bentrokan. Polisi anti huru-hara Israel pada Jumat 13 Mei 2022 mendorong dan memukuli para pelayat dan mereka yang mengusung peti mati berisi jenazah Shireen Abu Akleh yang tewas ditembak.

Mengutip VOA Indonesia, Sabtu (14/5/2022), insiden ini sempat membuat peti jenazah Shireen Abu Akleh sempat jatuh sementara para pelayat melindungi diri dari pukulan polisi. Prosesi pemakaman yang mengejutkan ini mungkin menjadi “peragaan nasionalisme” Palestina terbesar di Yerusalem dalam satu generasi.

Insiden kekerasan ini menambah rasa duka dan kemarahan di seluruh dunia Arab setelah kematian Abu Akleh, yang menurut beberapa saksi mata dibunuh oleh pasukan Israel Rabu lalu 11 Mei dalam suatu serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel. Mereka juga menggambarkan keprihatinan mendalam atas Yerusalem timur, yang diklaim oleh Israel dan Palestina, dan telah berulangkali memicu aksi kekerasan.

Baca Juga  BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Dibanderol Mulai Rp 298 Juta

Jurnalis Shireen Abu Akleh yang berusia 51 tahun, adalah nama yang menggema di seluruh dunia Arab, yang identik dengan liputan Al Jazeera tentang kehidupan di bawah pemerintahan Israel, yang telah berlangsung selama 60 tahun tanpa ada titik terang. Abu Akleh dihormati di Palestina sebagai pahlawan setempat.