Porostimur.com, Sinjil – Bentrokan pecah antara puluhan pemukim Israel dan warga Palestina pada Jumat (4/7/2025) di desa Sinjil, wilayah Tepi Barat yang diduduki. Insiden ini terjadi saat warga dan aktivis lokal menggelar pawai menentang serangan pemukim terhadap lahan pertanian di sekitar desa.
Menurut laporan wartawan AFP di lokasi, penduduk dan aktivis Palestina memulai pawai damai mereka sebelum para pemukim Israel terlihat muncul di sebuah bukit milik desa. Sebagai respons, sekelompok pemuda Palestina berjalan menuju bukit tersebut untuk mengusir para pemukim. Mereka membakar semak di dasar bukit, sementara para pemukim melemparkan batu dari posisi lebih tinggi.
Warga Palestina di lokasi menyatakan bahwa para pemukim juga memulai sejumlah titik api. Ketegangan meningkat hingga beberapa jip militer Israel datang ke lokasi. Tentara melepaskan tembakan peringatan ke udara, memaksa warga Palestina mundur kembali ke desa.
Anwar Al-Ghafri, seorang pengacara sekaligus anggota dewan Kota Sinjil, menyatakan bahwa serangan semacam ini bukanlah hal baru, tetapi intensitasnya meningkat belakangan ini. Ia menuduh para pemukim melakukan serangan terorganisasi terhadap lahan milik warga Palestina dengan dukungan tentara Israel.









