“Kita sedang melakukan inventarisasi UKM, kelompok tani, dan kelompok peternak. Yang belum aktif akan didampingi agar mampu berkontribusi dalam proyek strategis nasional ini,” kata Brampi, Selasa (11/8/2026).
Tanimbar Siapkan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal
Menurut Brampi, kesiapan masyarakat menjadi salah satu aspek penting agar kehadiran Blok Masela memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah.
Pemkab Kepulauan Tanimbar tidak hanya memetakan pelaku usaha kecil dan kelompok ekonomi produktif, tetapi juga menyiapkan pengembangan tenaga kerja lokal.
Pemerintah daerah tengah menyiapkan kerja sama dengan sektor swasta untuk membuka pelatihan dan meningkatkan kompetensi masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja dalam proyek.
Infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian. Pembangunan maupun peningkatan jalan, jembatan dan fasilitas perkantoran dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Kepulauan Tanimbar.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang masyarakat lokal untuk masuk ke dalam rantai ekonomi Blok Masela, baik melalui tenaga kerja maupun penyediaan barang dan jasa.
Besarnya peluang tersebut terlihat dari kebutuhan tenaga kerja pada fase konstruksi. Pada masa puncak pembangunan, proyek Blok Masela diperkirakan dapat menyerap sekitar 10.000 hingga 15.000 tenaga kerja.









