Sebut Tanah Adat Warga Bakal Diganti Untung, Bahlil Ingatkan Pemda Maluku Tak Main-main dengan Blok Masela

oleh -13 views
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam acara groundbreaking proyek abadi Blok Masela yang dipantau dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (16/7/2026).

Porostimur.com, Saumlaki – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan mengedepankan perlindungan hak-hak masyarakat dalam proses pembebasan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Bahlil menegaskan, pemerintah tidak akan menggunakan pendekatan ganti rugi, melainkan ganti untung, agar masyarakat yang terdampak proyek memperoleh manfaat yang lebih adil.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai menghadiri rangkaian groundbreaking PSN LNG Abadi Masela di Saumlaki, Kamis (16/7/2026). Menurutnya, pemerintah telah berkoordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto dan kementerian terkait agar hak-hak masyarakat, khususnya pemilik tanah adat, menjadi prioritas dalam pelaksanaan proyek strategis nasional tersebut.

“Saya ingin rakyat kita hak-haknya tidak boleh diabaikan. Karena itu saya sudah meminta kepada tim yang dibentuk oleh Pak Gubernur dan SKK Migas agar hak-hak rakyat betul-betul diprioritaskan,” tegas Bahlil.

Ia menambahkan, komitmen tersebut juga telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.

Baca Juga  Kota Tual Sambut Hangat Peserta Sail to Indonesia 2026, Angkat Potensi Bahari dan Budaya Kei

“Itu komitmen dari saya, dan tadi juga saya laporkan kepada Bapak Presiden, bukan ganti rugi, tetapi ganti untung,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.