Maritje menjelaskan, secara kumulatif nilai impor Januari sampai Desember 2023 mencapai US$ 303,25 juta atau mengalami peningkatan sekitar 74,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
“Selama Januari sampai Desember 2023, negara asal impor Maluku adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Tiongkok. Impor terbesar berasal dari Singapura dengan nilai US$ 211,93 juta,” ujar Maritje..
“Komoditi yang diimpor berupa sektor migas dan nonmigas,” imbuhnya.
Maritje menambhakna, impor pada Januari s.d Desember 2023 melalui Pelabuhan Yos Sudarso, Bandara Pattimura di Ambon dan Pelabuhan Wahai di Maluku Tengah. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









