Sesaat sebelum jeda, Brugge harus bermain dengan 10 pemain. Raphael Onyedika mendapatkan kartu merah langsung di menit ke-40. Ia melancarkan tekel dengan kaki terbuka ke arah pergelangan kaki Tijjani Reijnders.
Skor 1-0 untuk keunggulan Milan bertahan hingga babak pertama tuntas.
Setelah turun minum, Brugge yang kalah jumlah pemain justru mengejutkan Milan. Mereka mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-51.
Menerima sodoran bola dari Hugo Vetlesen, Kyriani Sabbe langsung menyambarnya dengan tembakan dari dalam kotak penalti. Sepakan mendatar Sabbe bikin Maignan mati langkah.
Milan merespon gol Brugge ini dengan baik. Mereka bisa mengembalikkan keunggulan 10 menit berselang.
Gol bermula dari aksi Noah Okafor di sisi kiri. Ia melepas umpan tarik yang bisa dituntaskan Reijnders menjadi gol di menit ke-61.
Reijnders mencetak gol keduanya pada laga ini di menit ke-71. Kali ini, ia menyambar umpan dari Samuel Chukwueze dari sisi kanan menjadi gol.
Milan sempat mencetak gol keempat pada menit ke-88 lewat Francesco Camarda. Namun gol tersebut dianulir wasit usai meninjau VAR karena Camarda offside.
Milan menutup laga dengan kemenangan 3-1.
sumber: detiksport










