Porostimur.com, Sofifi – Badan Standardisasi Nasional (BSN) berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperkuat infrastruktur mutu guna meningkatkan daya saing produk unggulan Provinsi Maluku Utara di pasar domestik dan global.
Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah, menegaskan hal ini dalam audiensi bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi – Halmahera, pada Kamis (12/9/2024).
Untuk mendukung kegiatan penilaian kesesuaian pada 5 (lima) industri unggulan yang masuk dalam Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Maluku Utara (2021-2041) yaitu Industri Agro; Industri Pangan; Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka; Industri Farmasi, Kosmetik, dan Alat Kesehatan; serta Industri Logam Dasar dan Bahan Galian Bukan Logam, baru tersedia tersedia delapan laboratorium penguji khusunya untuk Industri Pangan dan Industri Logam Dasar, dan Bahan Galian Bukan Logam. Sedangkan untuk 3 sektor industri lainnya belum tersedia.
BSN mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk meningkatkan indeks daya saingnya, dengan bersinergi dalam pengembangan lembaga penilaian kesesuaian (laboratorium dan lembaga sertifikasi produk), fasilitasi penerapan SNI baik untuk diterapkan pada Pemerintah Daerah Maluku Utara maupun untuk pelaku usaha.









