Buffon menyoroti bahwa Italia kini kekurangan sosok fantasista—pemain dengan teknik tinggi, visi permainan tajam, dan kemampuan menciptakan momen-momen magis di lapangan.
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan era keemasan Italia yang memiliki pemain seperti Roberto Baggio, Alessandro Del Piero, dan Francesco Totti.
“Yang tidak ada sekarang adalah talenta-talenta yang sangat kreatif seperti Baggio, Del Piero, atau Totti, yang dulu membantu kami menang,” ungkapnya.
Sorotan pada Pembinaan Pemain Muda
Selain itu, kritik juga mengarah pada minimnya kepercayaan terhadap pemain muda serta lemahnya struktur kompetisi usia dini dan infrastruktur sepak bola di Italia.
Ketiadaan regenerasi pemain kreatif dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat Italia kesulitan bersaing di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan berbagai persoalan tersebut, Italia kini menghadapi tantangan besar untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi mengembalikan kejayaan mereka di pentas sepak bola dunia.
(red/dtc)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










