Jika ini terus terjadi, kamu dan pasangan bisa berhenti berbagi, berbicara, bahkan mulai menghalangi satu sama lain. Kamu atau pasangan lama kelamaan akan berhenti merasa dicintai.
Di sisi lain, Dr. Greg mengatakan bahwa mendengarkan secara aktif memiliki kekuatan untuk meningkatkan rasa kedekatan, baik pada pembicara maupun pendengar. Terkadang yang diperlukan hanyalah benar-benar mendengarkan apa yang pasangan katakan.
Bagaimana kamu bisa tahu jika pasangan tak benar-benar mendengarkan?

Sebenarnya, sangat mudah untuk mengetahui kapan pasangan—atau orang lain—nggak mendengarkan secara aktif.
Menurut Dr. Paulette, tanda-tanda yang harus diwaspadai adalah seringnya interupsi, kurangnya kontak mata atau interaksi fisik saat berbicara, nggak menyimpan atau mengingat apa yang kamu katakan, dan melakukan hal-hal lain selama berbicara.
Dr. Greg bilang, tanda lainnya adalah ketika pasangan sepertinya selalu menunggu saat yang tepat untuk mengambil giliran berbicara, daripada benar-benar mendengarkan apa yang kamu katakan.
Terakhir, tentu saja mendengarkan sambil melihat ponsel. Menurutnya, bahkan hanya memegang ponsel, sudah bisa membatasi kemampuan seseorang untuk mendengarkan secara aktif.
Cara agar bisa mendengarkan dengan aktif

Sekarang setelah tahu pentingnya mendengarkan secara aktif dalam hubungan, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana cara mempraktikkannya.











