“Kondisi ini sangat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di daerah yang aksesnya masih terbatas,” kata James.
Bahas Banjir hingga Kawasan Strategis
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pertemuan itu juga membahas penanganan pascabencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Halbar. James menekankan pentingnya langkah terpadu antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mitigasi dan pemulihan pascabencana.
Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada penataan kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ) serta pengembangan Pelabuhan Jailolo sebagai salah satu simpul konektivitas dan penggerak ekonomi daerah.
Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan pemerintah daerah.
Ia mengatakan, setelah kembali ke Jakarta, pihaknya akan menggelar rapat bersama kementerian mitra kerja guna membahas langkah konkret yang dapat segera diambil.
“Komisi V juga berencana mengundang para kepala daerah se-Maluku Utara bersama Bappeda untuk merumuskan kebijakan lanjutan yang lebih terarah dan tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan kementerian terkait, diharapkan persoalan infrastruktur, penanganan pascabencana, serta pengembangan kawasan strategis di Halmahera Barat dapat segera ditangani secara optimal guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.










