Jadi, kalau gubernur “angka bahu”, apa ada yang aneh?. Saya rasa tidak ada yang aneh. Yang aneh di Maluku adalah jika pemilu 2024 yang akan datang rakyat berduyun-duyun memilih elit pemerintahan — DPR, DPD, DPRD dan kepala daerah — yang punya otak. Heee…. (*)
Buruk Maluku Jakarta Didedah










