Perombakan besar pada Atto 1 dinilai sebagai langkah strategis BYD untuk memperkuat daya saing di tengah ketatnya pasar kendaraan listrik.
Data China EV DataTracker menunjukkan penjualan Geely EX2 (Xingyuan) mencapai 33.359 unit sepanjang Juni 2026, jauh di atas penjualan lini BYD Seagull (Atto 1) yang tercatat sebanyak 9.825 unit pada periode yang sama.
Sebagai tambahan, BYD juga mulai menyematkan teknologi berkendara pintar opsional berupa kamera yang terintegrasi pada lampu rem bagian atas. Teknologi tersebut melengkapi pengembangan sistem bantuan pengemudi yang sebelumnya telah diuji melalui varian berteknologi LiDAR, sebagai upaya meningkatkan daya saing produk di pasar kendaraan listrik global.
(red/beritasatu)









