Teknologi berkendara canggih juga menjadi salah satu daya tarik utama sedan ini.
Di bagian atap terdapat sensor LiDAR yang terintegrasi dengan sistem DiPilot 300 (God’s Eye B). Teknologi tersebut mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA), sehingga mobil dapat melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lainnya secara lebih mandiri dengan tetap berada dalam pengawasan pengemudi.
Masuk ke dalam kabin, nuansa premium semakin terasa. BYD menggunakan material kayu asli dan sistem audio dengan konfigurasi hingga 31 speaker, sementara versi standar menggunakan 25 speaker.
Kaca penumpang belakang juga menggunakan teknologi electrochromic, yang memungkinkan tingkat kegelapan kaca diatur hanya melalui sentuhan tombol.
Dashboard dibuat dengan konsep serbadigital. Terdapat tiga layar sekaligus, yakni panel instrumen digital, layar sentuh utama model floating dan layar khusus penumpang depan.
Fitur tersebut dilengkapi Head-Up Display (HUD) serta pintu dengan sistem soft-closing.
Sekali Cas Bisa 1.008 Km, Isi 10-97 Persen Cuma 9 Menit
Di sektor performa, BYD Da Han EV menawarkan dua pilihan sistem penggerak.
Varian RWD dengan satu motor listrik menggunakan baterai berkapasitas 102,3 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga hingga 370 kW, sementara jarak tempuh diklaim mencapai 1.008 km berdasarkan standar CLTC.










