Porostimur.com, Atlanta – Investasi besar-besaran yang digelontorkan negara-negara kawasan Teluk untuk membangun sepak bola belum mampu menghadirkan prestasi di panggung Piala Dunia 2026. Empat wakil kawasan tersebut, yakni Arab Saudi, Qatar, Iran, dan Irak, sama-sama gagal melaju ke babak gugur setelah tersingkir pada fase grup.
Kegagalan itu menjadi sorotan karena dalam beberapa tahun terakhir negara-negara Teluk menggelontorkan dana miliaran dolar untuk memperkuat industri sepak bola, mulai dari mendatangkan pemain dan pelatih kelas dunia hingga membangun infrastruktur olahraga modern.
Arab Saudi, misalnya, kembali gagal lolos dari fase grup bahkan harus finis di dasar klasemen grup yang juga dihuni Cape Verde, negara yang baru pertama kali tampil di babak gugur Piala Dunia.
Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, mengakui timnya tampil di bawah ekspektasi.
“Ini bukan hasil yang kami inginkan karena saat menghadapi tim yang levelnya kurang lebih sama dengan kami, performa kami tidak bagus. Hal ini tentu menjadi perhatian,” ujarnya.
Arab Saudi dan Qatar Masih Berbenah
Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi menjadi perhatian dunia setelah mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Neymar, dan Karim Benzema ke kompetisi domestiknya. Namun, investasi tersebut belum mampu meningkatkan prestasi tim nasional di level dunia.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arab Saudi yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.









