Centra Initiative: Indeks Keamanan Lingkungan Maluku Terendah di Indonesia

oleh -16 views

Porostimur.com, Jakarta – Persoalan polusi menjadi ancaman tersendiri bagi keamanan lingkungan di masyarakat Indonesia hari ini. Tertinggi, polusi udara dianggap masyarakat sebagai masalah paling besar dirasakan.

Hal tersebut terekam dalam survei Indopol bekerjasama dengan Centra Initiative. Survei dilakukan pada periode 5-11 Juni 2023 terhadap 1.280 responden di 38 provinsi.

“Polusi yang sering terjadi di wilayah tempat tinggal masyarakat yaitu polusi udara sebesar 65,32 persen, polusi air sebesar 11,45 persen, polusi tanah sebesar 8,71 persen dan juga polusi lainnya sebesar 14,52 persen,” ujar Direktur Eksekutif Centra Initiative Mohamad Hafids dalam diskusi dan pemaparan hasil survei keamanan lingkungan di Sadjoe Cafe, Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu (23/7).

Baca Juga  Final Euro 2024: Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Inggris

Dijelaskan Hafids, responden memandang polusi terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat (51,85 persen), tidak ada peraturan pemerintah tentang pengelolaan polusi (14,6 persen), tidak ada penegakan aturan oleh pemerintah (13,15 persen), dan terdapat kegiatan pabrik/tambang di daerah tersebut (5 persen) serta penyebab lainnya (15,4 persen).

Selain itu, lanjutnya, mayoritas responden menyatakan di daerah tempat tinggalnya terjadi perubahan iklim (75,56 persen), tidak mengalami perubahan iklim (24,44 persene), suhu makin panas (45,14 persen), cuaca tidak menentu (38,63 persen), kekeringan (6,83 persen), air makin langka/berkurang dan semakin sering banjir (4,16 persen).