Cerita Mantan Mata-mata Seks Rusia Dilatih Sebagai Manipulator Ulung

oleh -5 Dilihat
Foto/Courtesy of Aliia Roza

Strauss mengatakan kepada Fox News Digital bahwa, pada awalnya, sulit mempercayai cerita Roza. Namun setelah melakukan penelitian dan berbicara dengan sumber, sulit untuk mengabaikan klaimnya.

“Saya hanya meliput cerita Aliia selama di Rusia,” jelasnya. “Tetapi ada dunia yang berbeda, cerita yang berbeda. Ada pengalaman yang sangat intens, trauma, PTSD. Terjadi di tempat yang tidak diharapkan oleh siapa pun,” katanya.

“Saya ingat pertama kali saya diperkenalkan dengan Aliia saat makan malam,” kenang Strauss.

“Ketika dia mulai berbicara, semua orang menghentikan apa yang mereka lakukan. Mereka hanya mendengarkannya. Dia terdiam selama sisa makan. Hanya itu yang bisa saya pikirkan setelahnya. Ada sebuah cerita di sini yang perlu diceritakan. Dan itu juga cara dia menceritakan kisahnya. Saya belum pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya,” ujarnya.

Pada tahun 2004, Roza jatuh cinta dengan seorang pria yang ingin dia kumpulkan informasi intelijennya, menurut laporan New York Post.

Menurut outlet tersebut, rekan pria tersebut mengetahui bahwa dia adalah mata-mata. Dengan bantuan kekasihnya, Roza melarikan diri dari Moskow dan akhirnya menetap di Los Angeles.

Baca Juga  Nama Sherly Tjoanda Muncul di Forum PBB, Jejak Bisnis Tambang Keluarga Kembali Disorot

Roza belum kembali ke Rusia selama lebih dari satu dekade, katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.