Sementara itu, Kepala SDN 9 Halsel, AJ mengaku merasa lega lantaran keponakannya, LI akhirnya berani angkat bicara.
“Kalau secara pribadi, jujur saja, saya sangat kecewa. Tapi maklum, begitulah anak-anak. Bagi saya, ini adalah sebuah cobaan untuk kami sekeluarga,” ujarnya.
Meski begitu, dirinya mengatakan bahwa ia tetap menyayangi keponakannya lantaran sudah menganggap seperti anak kandung sendiri.
“Kami tetap menyayanginya, walaupun dia menginginkan pindah dari rumah, tapi kami tetap menyayanginya,” tutupnya. (Adhy)











