Curah Hujan Tinggi, Pemprov Pertimbangkan Status Darurat Bencana

oleh -95 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Menyikapi curah hujan yang begitu tinggi akhir-akhir ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akan mempertimbangkan untuk penetapan status darurat bencana.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno kepada wartawan di Kantor DPRD Provinsi Maluku, usai mengikuti rapat pembahasan APBD tahun 2022, Senin (12/7/2021).

Orno mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi telah terjadi bencana di sejumlah daerah, sehingga mengakibatkan kerusakan baik kerusakan fasilitas umum maupun kerusakan yang menimpa pemukiman warga.

Dikatakannya, bencana ini bukan hanya terjadi di Kota Ambon saja, tetapi juga di beberapa Kabupaten Kota lainnya yang ada di Provinsi Maluku. Oleh karenanya, Ia akan memanggil pihak-pihak terkait untuk membicarakan persoalan ini.

“Tadi saya sudah menandatangani surat untuk mengundang kepala BPBD, BMKG dan juga instansi-instansi terkait untuk nanti kita membicarakan soal bencana-bencana akibat curah hujan yang tinggi ini”, ungkapnya.

Baca Juga  Senin 8 Februari, MK Dengarkan Jawaban KPU Kota Tikep dan KPU Kota Ternate

Wagub juga menuturkan, jika memungkinkan kondisi saat ini harus ditetapkan sebagai situasi darurat bencana, maka Gubernur sebagai kepala daerah akan menetapkan status darurat bencana Maluku.

“Kalau itu dimungkinkan memenuhi syarat-syarat, Gubernur berkenan akan menetapkan situasi Maluku terkait curah hujan ini” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, jika Gubernur Maluku yang juga sebagai wakil pemerintah pusat telah menetapkan status darurat bencana, maka secara tidak langsung Pemprov akan dibantu oleh pemerintah pusat untuk menanggulangi kerusakan-kerusakan berskala besar yang terjadi akibat bencana.

“Kalau misalnya kerusakan yang terjadi dalam skala besar seperti jembatan banyak yang rusak dan keuangan daerah tidak cukup, maka pasti pusat akan membantu melalui Balai-Balai jika sudah ditetapkan sebagai keadaan darurat oleh Gubernur Maluku”, tutupnya. (alena)