Dalil Menikah dalam Islam, Dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadits

oleh -16 Dilihat

Merujuk pada Tafsir Tahlili Kemenag, nikmat-nikmat Allah SWT yang dijabarkan dalam surah An Nahl ayat 72 yakni nikmat berpasang-pasangan dan menghasilkan keturunan hingga nikmat berupa rezeki yang baik. Berdasarkan penafsiran Ibnu Katsir, atas rahmat-Nya, laki-laki dan perempuan diciptakan berpasangan untuk membentuk keluarga.

Dari keluarga tersebut kemudian diharapkan menghasilkan keturunan anak dan cucu-cucu yang dapat mengemban tugas sebagai khalifah di muka bumi ini atau hafadah. Sementara itu, penafsiran lainnya dari Qatadah, Abu Malik, dan Al-Hasan Al-Basri mengatakan, hafadah juga dapat bermakna penolong, para pembantu, dan para pelayan.

5. Surah Az Zariyat Ayat 49

وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Arab-Latin: Wa ming kulli syai`in khalaqnā zaujaini la’allakum tażakkarụn

Artinya: Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.

Baca Juga  Dukungan ke Elly Toisuta Menguat, KPPG, AMPG dan SOKSI Siap Kawal Musda Golkar Ambon

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, Allah SWT menciptakan semua makhluk dengan berpasang-pasang. Mulai dari bumi dan langit, matahari dan rembulan, terang dan gelap, iman dan kafir, hidup dan celaka. Demikian juga dengan semua makhluk hidup dan tumbuhan.

Hadits tentang Pernikahan

Dalam hadits, Rasulullah SAW juga beberapa kali menjelaskan dan menegaskan pentingnya menikah.

No More Posts Available.

No more pages to load.