Senada, Ketua GMKI Cabang Ambon, Apriansa Atapary, menyoroti lambannya penanganan aparat. Ia mengingatkan adanya bukti-bukti fisik dan digital, termasuk bom molotov yang diamankan warga, namun tidak digunakan sebagai alat bukti oleh polisi.
“Apa lagi yang ditunggu? Jangan sampai ada indikasi penghilangan barang bukti. GMKI akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Atapary.
Kapolda Pastikan Tindak Lanjut
Menanggapi berbagai pernyataan tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto memastikan akan menindaklanjuti kasus ini secara serius.
Ia berkomitmen meningkatkan patroli dan pengamanan di Hunuth–Durian Patah, serta turun langsung memantau proses pengungkapan perkara.
“Masukan dari masyarakat dan organisasi pemuda akan kami atensi. Saya pastikan pengamanan ditingkatkan dan kasus ini ditindaklanjuti dengan serius,” ujar Kapolda.
Usai pertemuan, GMKI Cabang Ambon bersama Kapolda Maluku menyampaikan kepada awak media bahwa kasus ini akan terus dikawal hingga tuntas.
“Jangan coba main-main dalam penanganan hukum. Hukum seharusnya tidak tajam ke bawah, tumpul ke atas,” pungkas Atapary. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











