Kapal Induk Terbesar AS USS Gerald R. Ford Ditarik dari Timur Tengah

oleh -158 views
USS Gerald Ford, kapal induk bertenaga nuklir terbesar Angkatan Laut AS, dijadwalkan akan mundur dari perang Iran dan pulang ke AS. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist 2nd Class Maxwell Orlosky

Porostimur.com, Teheran – Kapal induk bertenaga nuklir terbesar milik Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dijadwalkan akan meninggalkan kawasan Timur Tengah dan kembali ke pangkalan asalnya di Virginia dalam waktu dekat.

Keputusan ini diambil di tengah situasi konflik dengan Iran yang saat ini memasuki fase gencatan senjata. Kapal induk tersebut telah menjalani penugasan panjang selama sekitar 309 hari—menjadi salah satu yang terlama dalam sejarah modern Angkatan Laut AS.

Tinggalkan Dua Kapal Induk di Kawasan

Dengan mundurnya USS Gerald R. Ford, kekuatan militer AS di kawasan akan berkurang, menyisakan dua kapal induk lainnya, yakni USS George H.W. Bush dan USS Abraham Lincoln, yang masih beroperasi di Laut Arab.

Baca Juga  Hamas Sambut Kesepakatan AS–Iran, Harap Hentikan Serangan di Gaza

Kedua kapal tersebut tetap menjalankan misi strategis, termasuk mendukung blokade terhadap jalur distribusi minyak Iran.

Penugasan Panjang dan Tantangan Teknis

Selama hampir 10 bulan bertugas, USS Gerald R. Ford terlibat dalam berbagai operasi penting, mulai dari Eropa, Karibia, hingga Timur Tengah. Penugasan panjang ini juga diwarnai sejumlah kendala teknis, termasuk insiden kebakaran di dalam kapal serta masalah perawatan yang memengaruhi kondisi awak.

Sebanyak sekitar 4.500 personel yang berada di kapal tersebut kini bersiap kembali ke Amerika, setelah menjalani salah satu penugasan terberat dalam beberapa tahun terakhir.

No More Posts Available.

No more pages to load.