Porostimur.com, Langgur – Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) terus mengupayakan agar Rumah Sakit Pratama yang terletak di Kecamatan Elat, Kei Besar, bisa beroperasi pada tahun 2025 ini.
Pasalnya, Rumah Sakit Pratama Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang dibangun dengan dana APBN Tahun 2023 senilai Rp 75 miliar tersebut, tak kunjung beroperasi sejak diresmikan tahun 2023.
Kepala Dinas kesehatan Malra Muhsin Rahayaan mengatakan, belum tersedianya jaringan listrik, air dan mobiler, serta tenaga perawat di rumah sakit menyebabkan rumah sakit belum dapat diopesaionalkan.
“Memang ada beberapa kendala teknis saja, yakni penyediaan jaringan listrik dari gardu induk ke tiga gedung yakni IGD ke ruang kebidanan dan farmasi, juga jaringan air maupun mobiler yang akan digunakan,” ujarnya, Kamis (6/2/2025).
Rahayaan menjelaskan, untuk kebutuhan listrik, dananya telah dianggarkan dalam tahun ini.
“Listrik telah kita anggarkan di tahun ini, untuk tenaga kesehatan bisa ditarik secepatnya ke rumah sakit pratama, kita upayakan di tahun 2025 sudah dapat beroperasi,” tukasnya.
Rahayaan menjelaskan, anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan jaringan listrik sekitar Rp571 juta. Selain itu, untuk mobiler sekitar Rp200 hingga Rp300 juta.









