Direktur IDI Sesalkan Unpatti Tidak Turunkan Biaya Pendaftaran di Tengah Pandemik Covid-19

oleh -159 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Direktur Institut Demokrasi Indonesia, Said Moksen Almahdaly menyayangkan sikap Universitas Pattimura (Unpatti) yang tidak mengurangi uang pendaftaran bagi mahasiswa baru di tengah pandemi Covid-19.

Kepada wartawan porostimur.com, Selasa (3/8/2021) mengatakan, beban tanggungan mahasiswa baru Universitas Pattimura Ambon dinilai sangat memberatkan para mahasiswa baru, apalagi kondisi hari ini Indonesia masih dilanda wabah Covid-19 yang pada akhirnya berdampak pada kebutuhan ekonomi rakyat”.

Said menambahkan Unpatti adalah salah satu perguruan tinggi Negeri di Maluku yang segala pembiayaannya di biayai oleh negara. Dengan beban Rp. 3.500.000 bagi mahasiswa baru seolah banyak harapan orang tua dan anak-anak Maluku yang ingin melanjutkan cita-citanya di kampus Unpatti tidak bisa terjawab diakibatkan pihak kampus tidak memberikan semacam diskon atau pengurangan dalam pembayar uang masuk sebagai tahap awal.

Baca Juga  Film "The Third Wife", Dapat Penghargaan Dunia Tapi Dilarang Tayang. Ada Apa?

“Ditengah pandemi covid-19 kiranya pihak kampus jangan menormalkan biaya uang masuk kuliah. Kondisi bencana non alam hari ini dapat dirasakan dari segi ekonomi yang kian melemah hal ini dapat berdampak bagi pendapat masyarakat Maluku,” tambahnya.

Said juga menambahkan, kampus-kampus swasta di Maluku justru memberikan diskon bagi peserta didik mahasiswa baru, sehingga kiranya pihak kampus Unpatti juga harus memberikan diskon 50 persen bagi peserta didik mahasiswa baru. (nur)